
Makassar, 22 Agustus 2026 — Sebanyak 236 mahasiswa Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi dilepas untuk melaksanakan kegiatan magang di berbagai mitra industri baik di dalam maupun luar wilayah. Kegiatan pelepasan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan Launching Sistem Monitoring Magang Vokasi (SIMAGVO) dan sosialisasi penggunaannya kepada mahasiswa, dose pembimbing, admin dan tenaga kependidikan.
Kegiatan dihadiri oleh Dekan Fakultas Vokasi Unhas, jajaran pimpinan fakultas, para Ketua Program Studi, PIC Magang Fakultas dan Program Studi, dosen pembimbing, serta mahasiswa peserta magang. Dekan Fakultas Vokasi Unhas, drg. Irfan Sugianto, MMed Ed, PhD, Sp.RKG, dalam arahannya menyampaikan bahwa magang merupakan bagian penting dalam proses pendidikan vokasi karena memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman secara langsung di dunia kerja. “Magang ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman secara langsung di dunia kerja. Karena itu, kami berharap mahasiswa tidak hanya membawa pengetahuan yang sudah diperoleh di kampus, tetapi juga mampu menunjukkan sikap, kedisiplinan, dan tanggung jawab selama berada di tempat magang,” ujar Dekan Fakultas Vokasi Unhas. Ia juga mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan masa magang sebagai ruang belajar dan membangun pengalaman profesional. “Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Bangun komunikasi yang baik, jaga nama baik diri sendiri dan Fakultas Vokasi, serta ambil sebanyak mungkin pengalaman selama berada di lapangan. Kami berharap pengalaman ini bisa menjadi bekal bagi mahasiswa ketika nantinya masuk ke dunia profesional,” lanjutnya. Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Vokasi Unhas, Dr. Ir. Agustina Abdullah, SPt, MSi, IPM, ASEAN Eng., menyampaikan bahwa pelepasan magang tahun ini memiliki momentum yang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Selain dilakukan secara serentak, kegiatan tersebut juga menjadi momentum peluncuran SIMAGVO, sebuah sistem yang dikembangkan untuk memperkuat monitoring dan pengelolaan kegiatan magang mahasiswa Fakultas Vokasi. Dengan jumlah mahasiswa yang tersebar di berbagai daerah dan lokasi mitra, monitoring kegiatan magang menjadi salah satu tantangan bagi fakultas dan program studi. Kehadiran SIMAGVO diharapkan menjadi solusi untuk memperkuat proses pemantauan sekaligus memastikan mahasiswa memperoleh pendampingan yang optimal selama berada di lokasi magang. Menurut Agustina, SIMAGVO tidak hanya berfungsi sebagai alat monitoring, tetapi juga mendukung proses pendampingan, komunikasi, dokumentasi, dan evaluasi kegiatan magang secara lebih sistematis dan terintegrasi. “Dengan sistem ini, kita ingin memastikan bahwa mahasiswa yang berada jauh dari kampus tetap mendapatkan perhatian dan pendampingan akademik yang baik. Fakultas dapat memantau perkembangan mahasiswa, sementara program studi dan dosen pembimbing dapat lebih cepat mengetahui apabila terdapat kendala di lapangan,” ungkapnya. Peluncuran SIMAGVO kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi dan pengenalan sistem kepada mahasiswa, Ketua Program Studi, PIC Magang, serta dosen pembimbing. Sosialisasi diarahkan agar seluruh pihak memahami mekanisme penggunaan sistem, alur monitoring, pelaporan, komunikasi, hingga evaluasi mahasiswa selama melaksanakan magang.
Melalui implementasi SIMAGVO, Fakultas Vokasi Unhas berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan program magang sekaligus memperkuat keterhubungan antara mahasiswa, dosen pembimbing, program studi, fakultas, dan mitra industry. Dalam sambutannya Agustina juga menyatakan bahwa sebanyak 236 mahasiswa yang mengikuti program magang pada periode ini berasal dari berbagai program studi, yaitu Program Studi Destinasi Pariwisata sebanyak 22 mahasiswa, Agribisnis Peternakan 17 mahasiswa, Teknologi Produksi Tanaman Pangan 24 mahasiswa, Teknologi Pakan Ternak 17 mahasiswa, Agribisnis Pangan 35 mahasiswa, Terapi Gigi 71 mahasiswa, Teknologi Akuakultur dan Pascapanen Perikanan 16 mahasiswa, Budidaya Laut dan Pantai 20 mahasiswa, serta Paramedik Veteriner sebanyak 5 mahasiswa. Diakhir sambutannya menekankan bahwa mahasiswa perlu menjadikan magang bukan sekadar sebagai pemenuhan kewajiban akademik, tetapi sebagai kesempatan untuk membangun pengalaman dan rekam jejak menjadikan masa magang sebagai kesempatan untuk belajar, membangun jejaring, mengembangkan kompetensi, serta membawa nama baik Fakultas Vokasi dan Universitas Hasanuddin.









